Kabar Berita Terbaru Hari Ini Pria dari Tulungagung Tak Sadar Jual Amplifier di FB Malah Ketahuan Pemiliknya, Gegara Tanda Stiker - Kabar Berita Terbaru Hari Ini

Breaking

logo

Kabar Berita Terbaru Hari Ini Pria dari Tulungagung Tak Sadar Jual Amplifier di FB Malah Ketahuan Pemiliknya, Gegara Tanda Stiker

Kabar Berita Terbaru Hari Ini Pria dari Tulungagung Tak Sadar Jual Amplifier di FB Malah Ketahuan Pemiliknya, Gegara Tanda Stiker
loading...

TULUNGAGUNG - Gara-gara menjual sebuah amplifier lewat Facebook, Didik (36) alias Kompo, warga Dusun Centong, Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol Tulungagung ditangkap polisi.

Ternyata Didik menjual amplifier milik Eko Purwanto (37) yang hilang dicuri.

Tertangkapnya Didik bermula dari kekonyolannya sendiri.

Ia menjual amplifier lengkap dengan stiker yang tertempel di atasnya.

Berbekal unggahan Didik yang menjual amplifier curian itu, dengan mudah polisi menangkapnya.

“Pemilik ampli itu mengenali barangnya, dari stiker yang tertempel. Didik tidak melepaskan stiker itu,” ujar seorang warga bernama Imin.

Kanit Reskrim Polsek Sumbergempol Aiptu Edi Santoso mengatakan, berbekal unggahan Didik pihaknya menelusuri barang itu.

Ternyata amplifier curian itu sudah dijual kepada Nuryoko (35), warga Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut.

Saat dimintai keterangan, Nuryoko mengakui mendapatkan barang elektronik itu dari Didik.

“Kami segera ke rumah Dd (Didik) dan menginterogasinya,” ucap Edo, panggilan Edi Santoso.

Dengan bukti yang dibawa polisi dan pengakuan Nuryoko, Didik tidak bisa mengelak.

Polisi yang melakukan penggeledahan menemukan tiga buah pompa air di rumah Didik.

Setelah dikembangkan, tiga pompa air itu juga dipastikan hasil curian.

Di Sambirobyong dan sekitarnya banyak warga yang memelihara ikan.

Untuk suplai air, mereka mengandalkan pompa air yang sudah dimodifikasi sehingga berdaya besar.

Pompa-pompa yang ada di kolam inilah yang dicuri Didik.

“Untuk ampli, dia jual Rp 300.000 dan uangnya untuk keperluan sehari-hari,” ungkap Edo.

Duda satu anak ini mengaku, pekerjaannya sebagai sopir tidak mencukupi.

Untuk memenuhi kebutuhannya, ia nekat mencuri barang eletronik milik tetangga sekitar.

Polisi masih mengembangkan kasus ini, karena diduga ada aksi pencurian lain yang belum terungkap.

“Kami curiga dia juga melakukan pencurian di wilayah lain,” pungkas Edo.

loading...
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact