Kabar Berita Terbaru Hari Ini Tak Pernah Beri Sayuran, Ibu di Malaysia Menyesal Setelah Tahu Kondisi Anaknya Begini - Kabar Berita Terbaru Hari Ini

Breaking

logo

Kabar Berita Terbaru Hari Ini Tak Pernah Beri Sayuran, Ibu di Malaysia Menyesal Setelah Tahu Kondisi Anaknya Begini

Kabar Berita Terbaru Hari Ini Tak Pernah Beri Sayuran, Ibu di Malaysia Menyesal Setelah Tahu Kondisi Anaknya Begini
loading...

Sayuran merupakan makanan yang kaya serat dan dibutuhkan oleh tubuh.

Tetapi sedikit orang yang menyukai sayuran, dan hampir kebanyakan lebih suka makan dengan daging karena dirasa lebih enak.

Namun, hati-hati jika Anda memiliki kebiasaan tak pernah makan sayur sebaiknya Anda mulai rutin makan sayur jika tak ingin hal seperti ini menimpa Anda.

Mengutip World of Buzz, Sabtu (13/7/19) seorang ibu asal Malaysia bagikan kisah putrinya yang tak pernah makan sayuran.

Hal itu berawal dari si anak mengalami kondisi sakit perut, jadi dia mengira itu normal sakja karena disangka hanya masalah lambung.

Namun sakit perut itu tak kunjung sembuh jadi dia membawanya ke dokter dan ternyata itu bukan sakit perut biasa.

Dalam postingannya di Facebook, ibu tersebut mengatakan putrinya yang berusia 11 tahun mengalami sakit perut selama 2 hari.

"Aku mengira dia sakit perut, setelah dipijat dengan minyak dia mungkin baik-baik saja, namun itu tidak berhasil," katanya dalam potingan itu.

 Kemudian dokter menjelaskan bahwa anak-anak memiliki masalah sama.

Ternyata ada banyak kotoran tersangkut di usus besar putrinya, jadi dia kesulitan buang air besar.

"Meski bisa buang air besar, mereka tidak akan bersih sepenuhnya dan beberapa tinja masih terjebak dan berkumpul di dalam perut," kata dokter.

Gadis itu dikirim untuk rontgen, dan saat hasilnya keluar dokter menunjukkan gambar kepada ibunya.

Dia menunjukkan usus besar gadis tersebut terhalang kotoran yang menyebabkan rasa sakit alami.

Menurutnya ini adalah kejadian umum dan dia melihat situasi ini sering terjadi pada anak-anak dengan usia yang sama.

Dokter menambahkan, hal ini terjadi karena kebiasaan makan anak-anak yang tidak pernah makan sayuran dan kekurangan serat untuk memproses tinja.

Kemudian untuk merawatnya perlu membersihkan usunya, dan memastikan anak-anak banyak makan buah dan sayuran serta minum banyak air.

loading...
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact