Bangun Kedekatan Tanpa Sekat, Lapas Pemuda Madiun Gelar Sapa Warga Sapu Masalah
Madiun, INFO_PAS – Dalam upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, kondusif, dan humanis, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun menggelar kegiatan “Sapa Warga Sapu Masalah” melalui pendekatan persuasif dan pembangunan komunikasi humanis, Sabtu (10/1). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Septyawan Kuspriyo Pratomo, bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Hilman Hilmawan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), staf KPLP, serta regu pengamanan Lapas Pemuda Madiun.
Kegiatan Sapa Warga ini diikuti oleh Warga Binaan dari Blok Airlangga, Blok Brawijaya Bawah, Blok Brawijaya Atas, dan Blok Cakraningrat Lapas Pemuda Madiun.
Dalam arahannya, Ka. KPLP, Septyawan Kuspriyo Pratomo menekankan pentingnya menjaga kondusifitas lingkungan Lapas melalui kedisiplinan, kebersihan kamar hunian, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
“Kami ingin membangun komunikasi dua arah yang baik. Dengan saling menghargai dan menjaga kebersihan serta keamanan blok hunian, kita bisa menciptakan suasana Lapas yang aman dan nyaman untuk semua,” ujar Septyawan.
Senada dengan hal tersebut, Kasi Adm. Kamtib, Hilman Hilmawan mengajak seluruh Warga Binaan untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun permasalahan yang dihadapi secara terbuka dan bertanggung jawab.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap keluhan dapat ditampung dan dicarikan solusi bersama. Komunikasi yang baik adalah kunci mencegah gangguan keamanan dan ketertiban,” tegas Hilman.
Pada pertengahan sesi, kegiatan diisi dengan dialog interaktif untuk menampung aspirasi dan keluhan Warga Binaan serta menghadirkan solusi langsung di tengah mereka, mulai dari aspek pembinaan, keamanan, hingga fasilitas penunjang kehidupan di dalam Lapas.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen jajaran Lapas dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Sapa Warga Sapu Masalah merupakan wujud nyata pendekatan humanis dalam Pemasyarakatan. Kami berharap kegiatan ini mampu membangun kepercayaan, meningkatkan kesadaran, serta mendukung keberhasilan program pembinaan,” ungkap Wahyu.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian pembinaan dan pengamanan di Lapas Pemuda Madiun dapat berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan.
Ke depan, kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin agar tujuan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap program pembinaan serta terciptanya kondisi keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan di Lapas Pemuda Madiun. (Humas Lapas Pemuda Madiun)