Binaan Jadi Andalan, Lapas Pemuda Madiun Panen 46 Kg Lele
Madiun, INFO_PAS – Semangat
kemandirian dan inovasi terus dikembangkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)
Pemuda Kelas IIA Madiun. Melalui program pembinaan kemandirian berbasis
ketahanan pangan, Lapas Pemuda Madiun berhasil memanen 46 kilogram ikan lele
hasil budidaya warga binaan di area lahan SAE Lapas, Jumat (27/3).
Kepala Seksi Kegiatan Kerja,
Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan bahwa kegiatan budidaya ini merupakan
bagian dari upaya pembinaan yang berkelanjutan.
“Kegiatan budidaya ikan lele ini
merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan.
Kami berharap warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga
memiliki bekal usaha yang bisa dikembangkan setelah bebas nanti,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas
Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, mengapresiasi kerja keras para warga binaan yang
tekun mengelola kolam budidaya ikan lele, mulai dari tahap pembibitan,
perawatan, hingga panen.
“Saya mengapresiasi kerja keras
dan konsistensi warga binaan dalam mengelola budidaya lele ini, mulai dari
pembibitan hingga panen. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas mampu
menghasilkan kegiatan yang produktif dan bermanfaat,” ungkapnya.
Budidaya ikan lele ini menjadi
salah satu inovasi pembinaan kemandirian yang dikembangkan untuk memperkuat
ketahanan pangan internal sekaligus memberikan bekal keterampilan bagi warga
binaan menjelang reintegrasi sosial.
Hasil panen dimanfaatkan untuk
memenuhi kebutuhan dapur Lapas. Sebagian lainnya digunakan sebagai modal untuk
siklus budidaya berikutnya agar kegiatan ini dapat berjalan secara
berkelanjutan.
Lapas Pemuda Madiun terus
mendorong program pembinaan yang berorientasi pada kemandirian, ketahanan
pangan, dan produktivitas. Hal ini sejalan dengan core values Kementerian
Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni Profesional, Responsif, Integritas, Modern,
dan Akuntabel (PRIMA), serta semangat “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk
Masyarakat”. (Humas Lapas Pemuda Madiun)