Motivasi dan Apresiasi, Lapas Pemuda Madiun Serahkan Premi kepada Warga Binaan
Penyerahan dilakukan oleh Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Denny
Wahyu Kristanto beserta jajarannya kepada Warga Binaan yang telah menunjukkan
kedisiplinan dan tanggung jawab dalam berbagai program pembinaan kemandirian,
mulai dari barbershop, pertanian, meubelair, tata boga, dan lain-lain.
Pemberian premi ini merupakan bentuk apresiasi dan
penghargaan atas semangat dan kerja keras para Warga Binaan dalam mengikuti
setiap program pembinaan kemandirian. Premi yang diberikan disalurkan melalui
rekening Brizzi masing-masing Warga Binaan, mengingat penggunaan uang tunai
tidak diperkenankan di dalam lingkungan Lapas Pemuda Madiun.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Denny Wahyu Kristanto,
menyampaikan pemberian premi ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan
atas semangat dan komitmen Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan.
“Kami berharap melalui pemberian premi ini Warga Binaan
dapat terus semangat dalam mengikuti pembinaan. Kegiatan pembinaan kemandirian
ini diharapkan dapat menjadi bekal bermanfaat bagi Warga Binaan setelah bebas
nantinya,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan penerima premi berinisial A
menyampaikan rasa syukurnya atas pemberian premi. “Terima kasih Lapas Pemuda
Madiun atas premi yang diberikan, pemberian premi ini tentunya membuat kami
lebih semangat dan termotivasi dalam mengikuti pembinaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo,
menegaskan bahwa pemberian premi merupakan bagian dari upaya pembinaan yang
berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan.
“Pemberian premi ini tidak hanya sebagai bentuk penghargaan,
tetapi juga sebagai motivasi agar Warga Binaan terus mengembangkan keterampilan
dan etos kerja yang baik. Kami ingin mereka memiliki bekal yang cukup sehingga
siap kembali ke masyarakat dan mampu hidup mandiri,” tegas Wahyu.
Lapas Pemuda Madiun berkomitmen untuk terus menghadirkan
berbagai kegiatan pembinaan yang bermanfaat, guna membekali Warga Binaan dengan
berbagai keterampilan sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih mandiri,
produktif, dan siap kembali ke masyarakat. (Humas Lapas Pemuda Madiun)