Lapas Pemuda Madiun Panen 43 Kg Kangkung, Bukti Konsistensi Pembinaan Kemandirian
Madiun, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun kembali menunjukkan konsistensinya dalam pembinaan sektor pertanian produktif melalui panen kangkung sebanyak 43 kilogram. Panen tersebut dilaksanakan di lahan samping Klinik Lapas Pemuda Madiun, Kamis (23/4).
Keberhasilan panen ini tidak terlepas dari perawatan yang rutin serta keterlibatan aktif Warga Binaan dalam setiap proses budidaya, mulai dari penanaman, pemeliharaan hingga masa panen, dengan pendampingan petugas secara berkelanjutan.
Hasil panen tersebut selanjutnya langsung dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur Lapas, sehingga memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi pemenuhan konsumsi Warga Binaan. Selain meningkatkan keterampilan, program ini juga mendukung efisiensi serta kemandirian pangan di lingkungan Lapas.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan bahwa program pertanian ini merupakan bagian dari pembinaan yang berkesinambungan.
“Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya dilibatkan dalam proses produksi, tetapi juga dibekali keterampilan yang bermanfaat. Hasil panen hari ini menjadi bukti bahwa pembinaan berjalan dengan baik dan memberikan hasil nyata,” ujarnya.
Senada, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan pentingnya keberlanjutan program kemandirian.
“Pertanian menjadi salah satu sektor strategis dalam pembinaan. Kami terus mendorong agar kegiatan ini dilakukan secara konsisten sehingga mampu membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, serta memberikan manfaat langsung bagi kebutuhan di dalam Lapas,” tegasnya.
Kegiatan ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya pada penguatan pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian. Lapas Pemuda Madiun berkomitmen menjaga keberlanjutan program produktif sebagai wujud pembinaan yang terarah, profesional, dan berdampak nyata. (Humas Lapas Pemuda Madiun)