Perkuat Komitmen Zero Halinar, Lapas Pemuda Madiun Gelar Razia Rutin Kamar Hunian Warga Binaan
Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda
Kelas IIA Madiun kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Lapas yang
bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (Zero Halinar) melalui
kegiatan penggeledahan rutin kamar hunian Warga Binaan. Razia yang dilaksanakan
pada Senin (27/7) dipusatkan di Blok D Kamar 1–18 sebagai langkah deteksi dini
untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan
Lapas.
Kegiatan penggeledahan dipimpin oleh Kepala Seksi
Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib), Pelaksana Harian Kepala
Kesatuan Pengamanan Lapas (Plh. Ka. KPLP), Kepala Seksi Binadik, dan Kepala
Subbagian Tata Usaha. Razia juga melibatkan Kasubsi Keamanan, Kasubsi Portatib,
Kasubsi Bimkemaswat, Kasubsi Registrasi, Staf KPLP, Staf Binadik, Staf Umum,
Regu Pengamanan, serta Taruna Poltekimipas.
Dalam pelaksanaannya, petugas berhasil mengamankan sejumlah
barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian Warga Binaan.
Barang-barang tersebut meliputi satu potong tralis, lima gulung tali, lima
senjata tajam rakitan, satu korek api, satu potong besi, lima pinset, satu alat
pencukur kumis, satu mata gerinda, satu kartu remi, satu pemanas rakitan, satu
potong kawat, satu jarum, serta lima paku. Seluruh barang hasil razia kemudian
diamankan untuk dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Penggeledahan rutin ini merupakan langkah preventif
yang kami lakukan secara konsisten sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi
gangguan keamanan dan ketertiban. Hasil hari ini menunjukkan tidak ditemukan
handphone maupun narkoba, namun barang-barang yang berpotensi disalahgunakan
tetap kami amankan. Ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga lingkungan
Lapas tetap aman, tertib, dan sesuai dengan prinsip Zero Halinar,"
ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan,
menegaskan bahwa komitmen Zero Halinar menjadi salah satu prioritas utama dalam
pelaksanaan pembinaan di Lapas Pemuda Madiun.
"Kami tidak akan memberikan ruang terhadap keberadaan
handphone, pungutan liar, maupun narkoba di dalam Lapas. Seluruh jajaran akan
terus meningkatkan pengawasan, melaksanakan razia secara berkala, serta
memperkuat sinergi agar keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Upaya ini
sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen kami dalam menciptakan Lapas yang
bersih, aman, dan mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal,"
tegasnya.
Melalui kegiatan penggeledahan rutin ini, Lapas Pemuda Madiun
terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, aman,
dan bebas dari Halinar. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan
lingkungan yang kondusif sehingga proses pembinaan Warga Binaan dapat berjalan
secara optimal. (Humas Lapas Pemuda Madiun)