Kejar Paket C Tingkatkan Wawasan, Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Belajar IPA Bersama Mahasiswa UNIPMA
Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)
Pemuda Kelas IIA Madiun terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan bagi Warga
Binaan melalui program Pendidikan Kesetaraan Kejar Paket C. Kegiatan
pembelajaran kali ini dilaksanakan di ruang kelas pembinaan Lapas Pemuda Madiun
dan diikuti oleh Warga Binaan yang tengah menempuh pendidikan setara Sekolah
Menengah Atas (SMA), Senin (3/8).
Materi pembelajaran diberikan oleh mahasiswa magang dari
Universitas PGRI Madiun (UNIPMA). Pada kesempatan tersebut, para peserta
mendapatkan materi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) mengenai Benda dan Sifatnya.
Dalam pembelajaran tersebut, Warga Binaan dikenalkan dengan berbagai jenis
benda, karakteristik, perubahan sifat benda, serta penerapan konsep IPA dalam
kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan metode pembelajaran
yang mudah dipahami, sehingga para Warga Binaan dapat mengikuti materi dengan
baik dan aktif dalam sesi tanya jawab. Suasana belajar yang komunikatif membuat
para peserta antusias menyampaikan pendapat serta menjawab berbagai pertanyaan
yang diberikan oleh pemateri.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan
bahwa pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan yang diberikan
kepada Warga Binaan. Melalui program Kejar Paket C, Lapas berupaya memberikan
kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan pengetahuan dan memperoleh ijazah
pendidikan formal yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat.
"Pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam
pembentukan kemandirian Warga Binaan. Melalui program Kejar Paket C, kami ingin
memberikan kesempatan bagi mereka untuk terus belajar, mengembangkan potensi
diri, serta memiliki bekal pendidikan yang bermanfaat ketika kembali ke
lingkungan masyarakat. Kami juga mengapresiasi dukungan dari UNIPMA yang turut
berkontribusi dalam pelaksanaan pembelajaran ini," ujar Rudi.
Salah satu mahasiswa magang UNIPMA, Erlita, menyampaikan
bahwa kegiatan pembelajaran bersama Warga Binaan menjadi pengalaman berharga
sekaligus kesempatan untuk berbagi ilmu pengetahuan.
"Kami senang dapat terlibat dalam kegiatan
pembelajaran di Lapas Pemuda Madiun. Para Warga Binaan sangat antusias
mengikuti materi yang diberikan. Harapannya, ilmu yang kami sampaikan dapat
bermanfaat dan menambah wawasan mereka, khususnya dalam memahami konsep-konsep
IPA yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari," ungkap Erlita.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan berinisial R
menyampaikan apresiasinya terhadap program pendidikan yang diberikan oleh Lapas
Pemuda Madiun. Menurutnya, kegiatan belajar tersebut memberikan motivasi untuk
terus meningkatkan kemampuan diri meskipun sedang menjalani masa pembinaan.
"Saya merasa senang bisa mengikuti pembelajaran
seperti ini. Materi yang diberikan menambah pengetahuan saya dan membuat saya
semakin semangat untuk menyelesaikan pendidikan Kejar Paket C. Semoga ilmu yang
saya dapat bisa menjadi bekal untuk kehidupan setelah kembali ke
masyarakat," ujar R.
Melalui program Pendidikan Kesetaraan Kejar Paket C, Lapas
Pemuda Madiun terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pembinaan yang
edukatif, produktif, dan berkelanjutan. Program ini menjadi bagian dari upaya
meningkatkan kualitas diri Warga Binaan melalui pemenuhan hak pendidikan serta
mempersiapkan mereka agar mampu kembali berperan positif di tengah masyarakat. (Humas
Lapas Pemuda Madiun)