Tiada Hari Tanpa Razia! Lapas Pemuda Madiun Teguhkan Komitmen Zero Halinar
Madiun, INFO_PAS – Tiada hari tanpa upaya menjaga keamanan
dan ketertiban, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun kembali
melaksanakan razia insidentil, Selasa (8/9). Kegiatan tersebut merupakan
langkah preventif sekaligus bentuk komitmen jajaran pemasyarakatan dalam
menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bersih dari
handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar).
Razia dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas
(Ka.KPLP) dan Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm. Kamtib),
serta diikuti Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib (Portatib), Kepala
Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), staf KPLP, staf
Adm. Kamtib, dan Regu Pengamanan.
Target penggeledahan menyasar Blok C Atas, khususnya kamar 3
dan 4. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan teliti terhadap
kondisi kamar hunian maupun barang-barang yang berada di dalamnya. Langkah
tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat barang terlarang yang
berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang
yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian, yakni sembilan buah
paku, satu potongan besi, satu kartu remi, satu kartu domino, dan satu buah
tali. Seluruh barang temuan tersebut selanjutnya diamankan oleh petugas untuk
dilakukan pendataan dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, dalam penggeledahan tersebut petugas tidak
menemukan adanya handphone maupun narkoba. Kondisi ini menjadi indikator
positif atas konsistensi upaya jajaran Lapas Pemuda Madiun dalam mencegah masuk
dan beredarnya barang-barang terlarang di lingkungan lapas.
Ka.KPLP Lapas Pemuda Madiun, Kinayung Nirwana, menyampaikan
bahwa razia insidentil akan terus dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini
terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
“Penggeledahan akan terus kami lakukan secara rutin maupun
insidentil. Kami ingin memastikan lingkungan Lapas Pemuda Madiun tetap aman dan
kondusif, serta benar-benar bersih dari Halinar. Setiap temuan akan kami tindak
lanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan,
menegaskan bahwa komitmen mewujudkan lapas yang bersih dari Halinar merupakan
tanggung jawab bersama seluruh jajaran. Menurutnya, langkah tersebut juga
sejalan dengan salah satu perintah harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
melalui 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu memberantas
peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.
“Zero Halinar bukan sekadar slogan, tetapi komitmen yang
harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Pengawasan, pencegahan, dan
penggeledahan akan terus kami tingkatkan untuk memastikan Lapas Pemuda Madiun
tetap aman, tertib, dan bebas dari peredaran barang terlarang,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan razia secara konsisten, Lapas Pemuda
Madiun menegaskan bahwa upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman
dan bersih akan terus dilakukan. Sinergi seluruh jajaran serta pengawasan yang
berkelanjutan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus
mewujudkan komitmen Zero Halinar di Lapas Pemuda Madiun. (Humas Lapas Pemuda
Madiun)